Mengapa Perusahaan Perlu Untuk Mempekerjakan Orang Yang Menyandang Disabilitas?

Masih banyak orang yang mengangfgap bahwa penyandang disabilitas adalah manusia lemah yang membutuhkan bantuan orang lain karena mereka kekurangan. Masih banyak orang yang mengasihani mereka. Padahal nyatanya, saat ini sudah banyak penyandang disabilitas yang mampu mengerjakan segala sesuatunya sendiri. Bahkan mereka dapat bekerja dan menghidupi diri mereka sendiri cari tahu tentang ini.

Lalu, apakah benar jika penyandang disabilitas akan kesulitan untuk mencari pekerjaan? Belum tentu. Saat ini sudah banyak aplikasi online yang membuka lowongan pekerjaan untuk penyandang disabilitas. Apa alasan terbaik bagi perusahaan untuk mempekerjakan penyandang disabilitas? Berikut kami rangkum beberapa alasannya.

– Mampu bekerja dan memiliki keterampilan

Kemampuan adalah potensi atau kecakapan seseorang dalam melakukan berbagai tugas atau pekerjaan. Sementara itu, keterampilan berari tingkat kemahiran atau keahlian seseorang dalam melakukan suatu hal. Beberapa perusahaan biasanya menolak untuk mempekerjakan disabilitas karena mereka menganggap penyandang disabilitas tidak memiliki kedua kriteria tersebut. Selain itu, perusahaan juga berpikir bahwa untuk mempekerjakan penyandang disabilitas, mereka perlu merubah struktur kantor agar ramah-disabilitas. Nyatanya, sangat banyak penyandang disabilitas yang memiliki pengetahuan luas dan 15% penyandang disabilitas bahkan todak perlu modifikasi kantor.

– Pemecah Masalah (Problem Solver)

Suatu keterampilan yang untuk mendapatkan informasi, menilai dan menganalisa kondisi dan situasi, mengidentifikasi masalah untuk mencari tahu tindakan apa yang perlu Anda lakukan agar Anda memiliki gerakan atau rencana yang tepat. Penyandang disabilitas adalah orang terbaik yang dapat Anda pilih sebagai pemecah masalah. Mengapa? Ini karena mereka sudah sejak lahir terbiasa untuk mengatasi masalah dan rintangan. Kekurangan mereka membuat mereka perlu mencari cara untuk mengatasinya. Cara yang mereka gunakanpun bisa menjadi sangat efektif.

– Nilai tambah bagi perusahaan

Suatu perusahaan tentu akan terlihat memiliki nilai yang baik di mata masyarakat jika mereka mempekerjakan penyandang disabilitas, terlebih lagi jika mereka memperlakukan penyandang disabilitas tanpa mebeda-bedakan. Hal ini tentu saja akan menambah branding perusahaan, hal ini juga membuat perusahaan tersebut memiliki imej yang baik dan ramah.

Ada beberapa fakta yang perlu Anda ketahui tentang penyandang disabilitas, diantaranya:

– Penyebutan yang salah
Terkadang masih banyak orang yang salah menamai penyandang disabilitas. Memang tidak ada aturan baku yang ditetapkan untuk menyebutkan penyandang disabilitas. Kata “penyandang disabilitas” digunakan untuk menghapuskan kata “cacat”, “handicap” atau “normal dan tidak normal.” Untuk orang-orang yang tidak menyandang disabilitas, kita menyebutnya dengan “non-disabilitas” atau “non-difabel”.

– Ragam disabilitas
Jika sebelumnya kita mengenal istilah ketunaan, setelah pengesahan UU Nomor 8 tahun 2016, pemaparan disabilitas menjadi:

1. Disabilitas intelektual, artinya orang tersebut memiliki kekurangan intelektual atau keterbelakangan mental. Biasanya mereka susah memahami pelajaran atau suatu hal.

2. Disabilitas sensorik, yang terganggu adalah salah satu indra kita. Contohnya seperti gangguan pengelihatan, pendengaran atau wicara.

3. Disabilitas fisik, artinya orang tersebut terganggu fungsui geraknya. Contohnya adalah lumpuh, amputasi, paraplegi, kaku dan juga tetraplegi.

4. Disabilitas ganda merupakan keadaan saat Anda mengalami dua atau lebih disabilitas.

5. Disabilitas mental diartikan jika seseorang memiliki gangguan pada cara berpikir, perilaku dan emosi. Contohnya adalah depresi, hiperaktif, gangguan kepribadian dan autis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *